Tak
lelahkah kau memikirkannya?
Sesuatu
yg telah lalu, yg pernah menyakitimu dan memutuskan untuk pergi ketimbang
meminta maaf kepadamu?
Aku
mohon, berhentilah sejenak.
Tinggalkan
semua masa lalumu, dan berikanlah sedikit waktu untukku.
Aku
tidak berjanji mampu membuatmu jatuh cinta kepadaku melebihi cintamu kepada
masa lalumu itu. Namun aku bisa mencintaimu lebih hebat ketimbang kamu
mencintai masa lalumu itu.
Jadi,
izinkanlah aku masuk.
Aku
tidak seburuk yg kau kira. Di antara semua yg datang, kamu yg aku pilih. Di
antara semua yg memilihku, kamu yg tak pernah aku jadikan pilihan.
Aku
mampu menjadi malam-malammu.
Menjadi
indah dalam mimpimu. Membuatmu harus malu menahan senyum-senyum sendiri karena
tulisanku. Membuat hatimu yg beku perlahan mencair karena hangatku.
Aku
mampu menjadi bintang-bintangmu.
Menjadi
titik terang dalam gelapnya hari-harimu. Menjadi yg satu-satunya bersinar
ketika cahayamu pelan bias meredup. Menjadi teman yg memilih mendengar,
ketimbang memotong keluh kesahmu.
Aku
mampu menjadi embun pagimu.
Yg
menerpa wajahmu untuk kembali terlihat sejuk. Yg menghembuskan nafas baru pada
kelamnya masa lalu. Dan yg mengetuk pelan jendela-jendela hati yg kelam penuh
debu.
Aku
mampu dan aku mau.
Aku
akan ada di setiap pinta.
Aku
akan siap di setiap tanya.
Aku
akan mendengar di setiap luka.
Namun
tolong, jangan memintaku menjadi seperti dirinya.
Aku
punya caraku sendiri dalam mencintaimu.
Selama
dirimu mau berhenti sejenak dan mulai melihat aku.
****
****
Cukup Allah yang mengatur semua jalan cerita cinta ini, aku
pun tak mampu kalo bukan karna Allah semata. Aku coba berhenti sejenak berdoa
memohon yang ku inginkan. Cukup itu saja yang kulakukan. :)

0 komentar: