Aku Ingin Minta Maaf kepada Siapa?
Aku sedang duduk manis, memikirkan seseorang yang aku salahi. Seseorang yang hingga kini belum aku ketemui, entah dimana, entah siapa. Namun, ada.
Tentang seseorang yang tak kunjung kau temukan, yang kau
harapkan kelak menjadi ayah anak-anakmu. Aku minta maaf. Mungkin aku terlalu
sibuk, mungkin kita pernah berpapasan selama ini. Sayangnya aku tidak tahu, kau
juga. Mungkin kita saling kenal, sayangnya aku tidak tahu, kau juga. Mungkin
juga kita tak pernah kenal sama sekali.
Aku minta maaf. Mungkin karena aku, menungguku, kau menjadi
resah setiap hari. Merasa kesepian dan merasa kosong. Aku minta maaf. Mungkin
karena aku, kau harus lebih lama menjaga diri.
Seharusnya aku datang saat ini juga menyelamatkan dan
kemudian melindungimu setiap hari. Mewujudkan setiap impian kecil yang kau
pikirkan setiap hari. Aku minta maaf. Saat ini aku sedang belajar, belajar
untuk tahu cara mencintaimu dengan benar. Belajar tentang mempersiapkan masa
depan bersamamu.
Kau jangan lelah menunggu, aku selalu mencarimu. Aku sedang
bersiap diri. Mungkin kau sudah siap, tapi kau tahu aku laki-laki. Aku yakin, kau
berharap seseorang yang kau tunggu itu laki-laki tulen yang berani dan
bertanggung jawab.
Aku minta maaf, jika membuatmu resah saban bangun pagi.
Membuatmu gelisah tentang masa depanmu. Aku selalu berdoa untukmu, orang yang
tak pernah aku kenali.
Kau tahu? aku berdoa beberapa hal untukmu. Berdoa agar kau lebih bersabar, berdoa agar
kau terlindungi. Berdoa agar kau setia menungguku meski kau tidak tahu siapa
yang ditunggu.
Aku di sini sedang belajar ilmu agama dan dunia. Belajar
untuk menjadi kekasih terbaik bagimu. Aku minta maaf kepadamu, seseorang yang
hingga kini belum aku ketemui, entah dimana, entah siapa. Namun, ada.
********

0 komentar: